Rintik Hujan

Barangkali satu kata itu yang belakangan ini sering membuat hati saya resah juga merasa kesepian. Jauh dari rumah, keluarga dan kerabat dekat demi sesuap nasi dan mencari nilai sebuah profesi. Di luar, awan mendung dan rintik hujan semakin membuat mata saya memandang kosong. Pikiran pun mengawang-awang tak menentu.

Aha. Baru terlintas kalau saya masih memiliki rumah di ranah maya. Ya, disini. Sebuah tempat untuk mencurahkan isi kepala, berbagi dan saling berinteraksi dengan sesama. Dengan begitu, setidaknya, rasa kesepian dan kesunyian pun dapat terobati. Walau rasa rindu tidak akan sepenuhnya sembuh, karena raga kita terpisah jarak.

Hm… Cukup lama saya membiarkan rumah ini dengan kekosongan hingga tak terurus. Sebelumnya ada sih beberapa tulisan yang dulu pernah menghiasi beranda rumah ini, tapi karena telah terjadi suatu kesalahan teknis maka semuanya jadi hilang. Hiks… :(

Sekarang saya – mau nggak mau – harus mengulang semuanya dari awal. Fiuh, lagi deh. Entah mesti nulis apa? Dari dulu kok saya kalau ngeblog rasanya selalu ngulang melulu yak…

Well, I’m coming back, blogosphere! :cool:

http://www.sxc.hu/pic/m/j/je/jeinny/701569_drops_2.jpg